Kamis, 21 Juli 2011

"Ansonia Latidisca" Katak Yang Tidak Pernah Terlihat Sejak 1924

"Ansonia Latidisca" Katak Yang Tidak Pernah Terlihat Sejak 1924  - "Ansonia latidisca", atau sering dijuluki sebagai "katak sungai Sambas" atau "katak pelangi Borneo", adalah spesies katak kecil yang ditemukan kembali pada tahun 2011 setelah tidak pernah terlihat lagi semenjak tahun 1924.

Spesies ini dapat ditemui di Indonesia dan Malaysia. Habitat alaminya adalah sungai dan hutan tropis atau subtropis yang lembab di dataran rendah. Katak ini terancam karena kehilangan habitat aslinya.Ciri-ciri katak ini berukuran kecil, dengan panjang antara 30 hingga 50 mm.Mereka punya kaki kurus panjang dan kulit belakang berwarna hijau terang, ungu dan merah. Memiliki bintik-bintik berwarna pada kulit belakang yang tidak rata tetapi "berkerikil" dan mirip kutil.
Ahli amfibi Robin Moore memberitahu National Geographic bahwa kulit sejenis ini biasanya merupakan tanda-tanda adanya kelenjar racun.
Herpetolog Indraneil Das, pemimpin tim yang menemukan kembali katak ini, menjuluki warna katak ini "seperti lumut" dan menjelaskan bahwa hal tersebut mungkin merupakan adaptasi untuk Ansonia latidisca berkamuflase di kulit pohon yang berlumut.
Menurut daftar Global Search for Lost Amphibians yang dibuat oleh Conservation International pada tahun 2010, katak Ansonia Latidisca merupakan salah satu dari 10 katak yang paling dicari di dunia. Katak ini sudah tidak terlihat semenjak tahun 1924. Sebelum ditemukan kembali, gambaran tentang katak ini diperoleh dari spesimen yang dikumpulkan pengelana pada tahun 1920-an.
Pada Juli 2011, ilmuwan dari Universitas Malaysia Sarawak yang dipimpin oleh Dr. Indraneil Das menemukan dan mengambil gambar tiga spesimen di Gunung Penrissen, Sarawak Barat.Para ilmuwan menolak memberi tahu letak pasti si katak karena takut disalahgunakan oleh pemburu gelap dan penjual binatang peliharaan internasional.


SUMBER

noreply@blogger.com (Ipenk) 21 Jul, 2011


--
Source: http://www.dunia-unik.com/2011/07/ansonia-latidisca-katak-yang-tidak.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

»»  READMORE...

Inilah Bayi Hasil Perkawinan Zebra & Keledai

Inilah Bayi Hasil Perkawinan Zebra & Keledai - Kebun binatang Haicang di Xiamen, wilayah China Tenggara baru saja dikejutkan oleh lahirnya bayi keledai dengan keadaan fisik yang tidak biasa.


Bayi keledai tersebut memiliki garis-garis khas zebra di bagian kakinya dengan tingga badan tidak lebih dari tiga meter dan berat sekitar 29 kilogram.

Sebagaimana dilansir Telegraph, menurut staf kebun binatang, bayi keledai yang lahir pada Minggu 3 Juli kemarin, merupakan hasil perkawinan dari seekor zebra betina dengan keledai jantan yang kawin secara alamiah setelah dibebaskan berkeliaran bersama-sama di kandang yang sama.

Walau pada saat melahirkan sang induk membutuhkan bantuan pertolongan. Namun kini sang induk sudah kembali normal dan sudah dapat merumput bersama anaknya. Sekarang hadirnya mereka berdua menarik banyak perhatian pengunjung.

Peranakan zebra dan keledai (donkey) ini disebut zonkey (zebra-donkey) atau zebonkey, zebrinny, zebrula, zebrass dan zedonk.(rhs) sumber

noreply@blogger.com (Ipenk) 21 Jul, 2011


--
Source: http://www.dunia-unik.com/2011/07/inilah-bayi-hasil-perkawinan-zebra.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

»»  READMORE...

Mobil Tanpa Roda yang Anti Macet

Mobil Tanpa Roda yang Anti Macet - Parahnya kemacetan lalu lintas di China mengilhami Zhang Yuhan, mahasiswa jurusan desain, untuk menciptakan kendaraan anti macet. Mobil ini dalam keadaan tertentu bisa berubah seperti perahu yang bisa melintasi danau dan sungai. Bahkan, kendaraan ini bisa melewati salju.



Mobil hovercraft yang kemudian menggunakan merek Volkswagen Aqua Concept ini merupakan satu finalis CDN Car Design Award di China. Acara ini diselenggarakan mantan desainer BMW, Chris Bangle.

Zhang menjelaskan, mobil tanpa roda ini menggunakan beberapa mesin. Mesin utama berupa impeller atau turbin yang berada di bawah kendaraan. Saat mesin dinyalakan, turbin ini akan mengangkat tubuh kendaraan. Lalu dua mesin di belakang mendorong jalan ke depan.


"Aqua menawarkan kendaraan masa depan, karena menggunakan bahan bakar hidrogen yang tidak menghasilkan polutan," kata Zhang seperti dikutip Caradvice.com, baru-baru ini.

Dasar dari Aqua ini diambil dari kendaraan off-road China yang kemudian dibuat ulang Volkswagen. Aqua menafsirkan filosofi desain Volkswagen dengan garis tunggal tanpa putus. Pintu kendaraan kendaraan tidak di samping, melainkan di belakang

Sumber : LINTASCERITA.COM

noreply@blogger.com (Ipenk) 21 Jul, 2011


--
Source: http://www.dunia-unik.com/2011/07/mobil-tanpa-roda-yang-anti-macet.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

»»  READMORE...

Aneh...Ada Buah Pisang Tumbuh dari Dalam Tanah

Aneh...Ada Buah Pisang Tumbuh dari Dalam Tanah - Sebuah bunga pohon pisang ditemukan muncul dari dalam tanah di pekarangan belakang rumah Priyo Sugiharjo (68) warga Dusun Ngasem, Desa Selomartani, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. "Saya pertama kali menemukan munculnya 'jantung' (bunga pisang) yang tumbuh dari dalam tanah pada Kamis (14/7) sore. Saat itu hanya kuncup jantung yang kecil saja. Namun, esok harinya mulai berbunga," kata Priyo Sugiharjo di rumahnya, Senin.

Menurut dia, "jantung" pisang tersebut ternyata terus tumbuh dan saat ini buah pisang tanpa pohon tersebut sudah membentuk dua buah "lirang" (sisir) pisang kecil. "Bentuknya memang kecil jika dibanding 'jantung' pisang yang lain, namun sepertinya masih terus tumbuh," katanya.

Ia mengatakan, dirinya dan juga warga sekitar rumahnya yang melihat fenomena ini juga tidak bisa menebak jenis buah pisang tersebut. "Kami tidak tahu ini pisang jenis apa, yang jelas akan saya rawat sampai terdapat hasilnya. Jika bisa sampai matang pun tidak akan saya jual. Ini titipan Yang Maha Kuasa," katanya.

Priyo berharap buah pisang tersebut bisa hidup hingga besar dan matang dan bisa memperoleh manfaat darinya. "Sukur-sukur kalau matang bisa untuk obat. Soalnya istri saya sakit stroke sudah enam tahun, kemudian anak kedua saya juga menderita folio sejak umur 5,5 tahun," katanya.

Ia mengatakan, sebelumnya dirinya maupun keluarga tidak pernah mendapat firasat apapun. "Hanya saja saya pernah bermimpi ketemu almarhum kedua orang tuanya. Saya tidak pernah menafsirkan mimpi atau apapun. Meski pernah mimpi ketemu ayah dan ibu saya, namun itu juga biasa. Saya anggap saja ini titipan Allah," katanya.

Fenomena unik tersebut langsung menyebar ke seluruh warga dan langsung berdatangan untuk melihatnya.

sumber

noreply@blogger.com (Ipenk) 21 Jul, 2011


--
Source: http://www.dunia-unik.com/2011/07/anehada-buah-pisang-tumbuh-dari-dalam.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

»»  READMORE...

Game-Game Terbaik, Terlangka Cuma di Indonesia

Game-Game Terbaik, Terlangka Cuma di Indonesia
Transankot : Ravenge Of The Braga Street




Spoiler:
Need For Speed : Most Angkot - Kelapa-Ledeng Edition




Spoiler:
Grand Thief Auto Bandung City Stories




Spoiler:
Microsoft Becak SimulatorX : Bandung Edition




Spoiler:
Tukul May Cry 4




Spoiler:
Resident pocong : The Soto Babat Crochoniles




Spoiler:
Tarno Potter and The Sate Building Mysteri




Spoiler:
Damri 2

 

noreply@blogger.com (Ipenk) 21 Jul, 2011


--
Source: http://www.dunia-unik.com/2011/07/game-game-terbaik-terlangka-cuma-di.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

»»  READMORE...

Inilah Yg Membuat Jepang Maju


Terima kasih buat Pak Gatot yang telah menyempatkan diri berbagi dengan kita semua..
Kita tidak perlu malu meniru bangsa lain, dari 10 point yang ada, kalau kita simak bersama sebenarnya sudah ada dalam diri bangsa kita hanya saat ini tanpa kita sadari sedang tenggelam oleh keangkuhan dan keserakahan (kebalikan dari 10 point tersebut).
Skali lagi terima kasih buat pak Gatot atas sharing pengetahuannya.
Berikut 10 resep maju yang patut kita contoh dari perilaku orang Jepang, dan 10 point yang sudah hilang dari bangsa ini;

1. KERJA KERAS
Sudah menjadi rahasia umum bahwa bangsa Jepang adalah pekerja keras. Rata-rata jam kerja pegawai di Jepang adalah 2450 jam/tahun, sangat tinggi dibandingkan dengan Amerika (1957 jam/tahun), Inggris (1911 jam/tahun), Jerman (1870 jam/tahun), dan Perancis (1680 jam/tahun).
Seorang pegawai di Jepang bisa menghasilkan sebuah mobil dalam 9 hari, sedangkan pegawai di negara lain memerlukan 47 hari untuk membuat mobil yang bernilai sama. Seorang pekerja Jepang boleh dikatakan bisa melakukan pekerjaan yang biasanya dikerjakan oleh 5-6 orang. Pulang cepat adalah sesuatu yang boleh dikatakan "agak memalukan" di Jepang, dan menandakan bahwa pegawai tersebut termasuk "yang tidak dibutuhkan" oleh perusahaan. Di kampus, professor juga biasa pulang malam (tepatnya pagi ), membuat mahasiswa nggak enak pulang duluan. Fenomena Karoshi (mati karena kerja keras) mungkin hanya ada di Jepang. Sebagian besar literatur menyebutkan bahwa dengan kerja keras inilah sebenarnya kebangkitan dan kemakmuran Jepang bisa tercapai.

2. MALU
Malu adalah budaya leluhur dan turun temurun bangsa Jepang. Harakiri (bunuh diri dengan menusukkan pisau ke perut) menjadi ritual sejak era samurai, yaitu ketika mereka kalah dan pertempuran. Masuk ke dunia modern, wacananya sedikit berubah ke fenomena "mengundurkan diri" bagi para pejabat (mentri, politikus, dsb) yang terlibat masalah korupsi atau merasa gagal menjalankan tugasnya. Efek negatifnya mungkin adalah anak-anak SD, SMP yang kadang bunuh diri, karena nilainya jelek atau tidak naik kelas.
Karena malu jugalah, orang Jepang lebih senang memilih jalan memutar daripada mengganggu pengemudi di belakangnya dengan memotong jalur di tengah jalan. Bagaimana mereka secara otomatis langsung membentuk antrian dalam setiap keadaan yang membutuhkan, pembelian ticket kereta, masuk ke stadion untuk nonton sepak bola, di halte bus, bahkan untuk memakai toilet umum di stasiun-stasiun, mereka berjajar rapi menunggu giliran. Mereka malu terhadap lingkungannya apabila mereka melanggar peraturan ataupun norma yang sudah menjadi kesepakatan umum.

3. HIDUP HEMAT
Orang Jepang memiliki semangat hidup hemat dalam keseharian. Sikap anti konsumerisme berlebihan ini nampak dalam berbagai bidang kehidupan. Di masa awal mulai kehidupan di Jepang, saya sempat terheran-heran dengan banyaknya orang Jepang ramai belanja di supermarket pada sekitar jam 19:30. Selidik punya selidik, ternyata sudah menjadi hal yang biasa bahwa supermarket di Jepang akan memotong harga sampai separuhnya pada waktu sekitar setengah jam sebelum tutup. Seperti diketahui bahwa Supermarket di Jepang rata-rata tutup pada pukul 20:00.
Contoh lain adalah para ibu rumah tangga yang rela naik sepeda menuju toko sayur agak jauh dari rumah, hanya karena lebih murah 20 atau 30 yen. Banyak keluarga Jepang yang tidak memiliki mobil, bukan karena tidak mampu, tapi karena lebih hemat menggunakan bus dan kereta untuk bepergian. Termasuk saya dulu sempat berpikir kenapa pemanas ruangan menggunakan minyak tanah yang merepotkan masih digandrungi, padahal sudah cukup dengan AC yang ada mode dingin dan panas. Alasannya ternyata satu, minyak tanah lebih murah daripada listrik. Professor Jepang juga terbiasa naik sepeda tua ke kampus, bareng dengan mahasiswa-mahasiswa nya.

4. LOYALITAS
Loyalitas membuat sistem karir di sebuah perusahaan berjalan dan tertata dengan rapi. Sedikit berbeda dengan sistem di Amerika dan Eropa, sangat jarang orang Jepang yang berpindah-pindah pekerjaan. Mereka biasanya bertahan di satu atau dua perusahaan sampai pensiun. Ini mungkin implikasi dari Industri di Jepang yang kebanyakan hanya mau menerima fresh graduate, yang kemudian mereka latih dan didik sendiri sesuai dengan bidang garapan (core business) perusahaan. Kota Hofu mungkin sebuah contoh nyata. Hofu dulunya adalah kota industri yang sangat tertinggal dengan penduduk yang terlalu padat. Loyalitas penduduk untuk tetap bertahan (tidak pergi ke luar kota) dan punya komitmen bersama untuk bekerja keras siang dan malam akhirnya mengubah Hofu menjadi kota makmur dan modern. Bahkan saat ini kota industri terbaik dengan produksi kendaraan mencapai 160.000 per tahun.

5. INOVASI
Jepang bukan bangsa penemu, tapi orang Jepang mempunyai kelebihan dalam meracik temuan orang dan kemudian memasarkannya dalam bentuk yang diminati oleh masyarakat. Menarik membaca kisah Akio Morita yang mengembangkan Sony Walkman yang melegenda itu. Cassete Tape tidak ditemukan oleh Sony, patennya dimiliki oleh perusahaan Phillip Electronics. Tapi yang berhasil mengembangkan dan membundling model portable sebagai sebuah produk yang booming selama puluhan tahun adalah Akio Morita, founder dan CEO Sony pada masa itu. Sampai tahun 1995, tercatat lebih dari 300 model walkman lahir dan jumlah total produksi mencapai 150 juta produk. Teknik perakitan kendaraan roda empat juga bukan diciptakan orang Jepang, patennya dimiliki orang Amerika. Tapi ternyata Jepang dengan inovasinya bisa mengembangkan industri perakitan kendaraan yang lebih cepat dan murah. Mobil yang dihasilkan juga relatif lebih murah, ringan, mudah dikendarai, mudah dirawat dan lebih hemat bahan bakar.
Perusahaan Matsushita Electric yang dulu terkenal dengan sebutan "maneshita" (peniru) punya legenda sendiri dengan mesin pembuat rotinya. Inovasi dan ide dari seorang engineernya bernama Ikuko Tanaka yang berinisiatif untuk meniru teknik pembuatan roti dari cheef di Osaka International Hotel, menghasilkan karya mesin pembuat roti (home bakery) bermerk Matsushita yang terkenal itu.

6. PANTANG MENYERAH
Sejarah membuktikan bahwa Jepang termasuk bangsa yang tahan banting dan pantang menyerah. Puluhan tahun dibawah kekaisaran Tokugawa yang menutup semua akses ke luar negeri, Jepang sangat tertinggal dalam teknologi. Ketika restorasi Meiji (meiji ishin) datang, bangsa Jepang cepat beradaptasi dan menjadi fast-learner. Kemiskinan sumber daya alam juga tidak membuat Jepang menyerah. Tidak hanya menjadi pengimpor minyak bumi, batubara, biji besi dan kayu, bahkan 85% sumber energi Jepang berasal dari negara lain termasuk Indonesia. Kabarnya kalau Indonesia menghentikan pasokan minyak bumi, maka 30% wilayah Jepang akan gelap gulita
Rentetan bencana terjadi di tahun 1945, dimulai dari bom atom di Hiroshima dan Nagasaki, disusul dengan kalah perangnya Jepang, dan ditambahi dengan adanya gempa bumi besar di Tokyo. Ternyata Jepang tidak habis. Dalam beberapa tahun berikutnya Jepang sudah berhasil membangun industri otomotif dan bahkan juga kereta cepat (shinkansen) . Mungkin cukup menakjubkan bagaimana Matsushita Konosuke yang usahanya hancur dan hampir tersingkir dari bisnis peralatan elektronik di tahun 1945 masih mampu merangkak, mulai dari nol untuk membangun industri sehingga menjadi kerajaan bisnis di era kekinian. Akio Morita juga awalnya menjadi tertawaan orang ketika menawarkan produk Cassete Tapenya yang mungil ke berbagai negara lain. Tapi akhirnya melegenda dengan Sony Walkman-nya. Yang juga cukup unik bahwa ilmu dan teori dimana orang harus belajar dari kegagalan ini mulai diformulasikan di Jepang dengan nama shippaigaku (ilmu kegagalan). Kapan-kapan saya akan kupas lebih jauh tentang ini.

7. BUDAYA BACA
Jangan kaget kalau anda datang ke Jepang dan masuk ke densha (kereta listrik), sebagian besar penumpangnya baik anak-anak maupun dewasa sedang membaca buku atau koran. Tidak peduli duduk atau berdiri, banyak yang memanfaatkan waktu di densha untuk membaca. Banyak penerbit yang mulai membuat man-ga (komik bergambar) untuk materi-materi kurikulum sekolah baik SD, SMP maupun SMA. Pelajaran Sejarah, Biologi, Bahasa, dsb disajikan dengan menarik yang membuat minat baca masyarakat semakin tinggi. Saya pernah membahas masalah komik pendidikan di blog ini. Budaya baca orang Jepang juga didukung oleh kecepatan dalam proses penerjemahan buku-buku asing (bahasa inggris, perancis, jerman, dsb). Konon kabarnya legenda penerjemahan buku-buku asing sudah dimulai pada tahun 1684, seiring dibangunnya institut penerjemahan dan terus berkembang sampai jaman modern. Biasanya terjemahan buku bahasa Jepang sudah tersedia dalam beberapa minggu sejak buku asingnya diterbitkan. Saya biasa membeli buku literatur terjemahan bahasa Jepang karena harganya lebih murah daripada buku asli (bahasa inggris).

8. KERJASAMA KELOMPOK
Budaya di Jepang tidak terlalu mengakomodasi kerja-kerja yang terlalu bersifat individualistik. Termasuk klaim hasil pekerjaan, biasanya ditujukan untuk tim atau kelompok tersebut. Fenomena ini tidak hanya di dunia kerja, kondisi kampus dengan lab penelitiannya juga seperti itu, mengerjakan tugas mata kuliah biasanya juga dalam bentuk kelompok. Kerja dalam kelompok mungkin salah satu kekuatan terbesar orang Jepang. Ada anekdot bahwa "1 orang professor Jepang akan kalah dengan satu orang professor Amerika, hanya 10 orang professor Amerika tidak akan bisa mengalahkan 10 orang professor Jepang yang berkelompok". Musyawarah mufakat atau sering disebut dengan "rin-gi" adalah ritual dalam kelompok. Keputusan strategis harus dibicarakan dalam "rin-gi".

9. MANDIRI
Sejak usia dini anak-anak dilatih untuk mandiri. Irsyad, anak saya yang paling gede sempat merasakan masuk TK (Yochien) di Jepang. Dia harus membawa 3 tas besar berisi pakaian ganti, bento (bungkusan makan siang), sepatu ganti, buku-buku, handuk dan sebotol besar minuman yang menggantung di lehernya. Di Yochien setiap anak dilatih untuk membawa perlengkapan sendiri, dan bertanggung jawab terhadap barang miliknya sendiri. Lepas SMA dan masuk bangku kuliah hampir sebagian besar tidak meminta biaya kepada orang tua. Teman-temen seangkatan saya dulu di Saitama University mengandalkan kerja part time untuk biaya sekolah dan kehidupan sehari-hari. Kalaupun kehabisan uang, mereka "meminjam" uang ke orang tua yang itu nanti mereka kembalikan di bulan berikutnya.

10. JAGA TRADISI
Perkembangan teknologi dan ekonomi, tidak membuat bangsa Jepang kehilangan tradisi dan budayanya. Budaya perempuan yang sudah menikah untuk tidak bekerja masih ada dan hidup sampai saat ini. Budaya minta maaf masih menjadi reflek orang Jepang. Kalau suatu hari anda naik sepeda di Jepang dan menabrak pejalan kaki , maka jangan kaget kalau yang kita tabrak malah yang minta maaf duluan. Sampai saat ini orang Jepang relatif menghindari berkata "tidak" untuk apabila mendapat tawaran dari orang lain. Jadi kita harus hati-hati dalam pergaulan dengan orang Jepang karena "hai" belum tentu "ya" bagi orang Jepang. Pertanian merupakan tradisi leluhur dan aset penting di Jepang. Persaingan keras karena masuknya beras Thailand dan Amerika yang murah, tidak menyurutkan langkah pemerintah Jepang untuk melindungi para petaninya. Kabarnya tanah yang dijadikan lahan pertanian mendapatkan pengurangan pajak yang signifikan, termasuk beberapa insentif lain untuk orang-orang yang masih bertahan di dunia pertanian. Pertanian Jepang merupakan salah satu yang tertinggi di dunia.
Mungkin seperti itu 10 resep sukses yang bisa dirangkum. Bangsa Indonesia punya hampir semua resep orang Jepang diatas, hanya mungkin kita belum mengasahnya dengan baik. Di Jepang mahasiswa Indonesia termasuk yang unggul dan bahkan mengalahkan mahasiswa Jepang. Orang Indonesia juga memenangkan berbagai award berlevel internasional. Kita yakin ada faktor "non-teknis" yang membuat Indonesia agak terpuruk dalam teknologi dan ekonomi. Mari kita bersama mencari solusi untuk berbagai permasalahan republik ini. Dan terakhir kita harus tetap mau belajar dan menerima kebaikan dari siapapun juga.

noreply@blogger.com (Tegar muhammd sakti) 21 Jul, 2011


--
Source: http://www.sayategar.com/2011/07/inilah-yg-membuat-jepang-maju.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

»»  READMORE...

Suara Latar Wawancara Nazaruddin

Spekulasi adanya suara latar nada Sari Roti dalam wawancara M Nazaruddin di Metro Tv mulai bermunculan. Anggota Komisi I DPR, Roy Suryo, menduga lagu itu cenderung berasal dari ringtone alat komunikasi Nazaruddin.

"Lebih cenderung berasal dari ringtone BB atau HP milik Nazar yang bunyi. Sangat ceroboh sekali kalau dia ngobrol dengan back sound itu," kata Roy di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (21/7/2011).

Kesimpulan itu, kata Roy, berdasarkan amplitudo suara nada yang tidak turun naik, yakni mengecil-membesar-mengecil, layaknya penjual roti yang mendekat lalu menjauh.

"Jadi saya menduga bisa jadi adalah Ringtone BB atau HP Nazar yang lain," katanya lagi.

Mengenai mengapa seorang Nazaruddin memilih ringtone jingle Sari Roti, Roy tidak tahu menahu. "Kenapa pakai Sari Roti? Wallohu a'lam," ujarnya.

Kemungkinan lainnya, menurut Roy, adalah Nazaruddin yang berada di luar negeri menggunakan sistem Conference Call dibantu rekannya di Indonesia. "Jadi bocornya suara itu dari rekan yang membantunya Conference Call tersebut," ujar alumnus Ilmu Komunikasi UGM ini.

‎​Dia melanjutkan, Nazaruddin juga sangat dimungkinkan menggunakan VoIP dengan Calling Card berbeda-beda karena PreFix incoming-nya ketika di Metro TV dan juga TVOne kemarin berbeda-beda. "Padahal delay time dan gain audionya sama," ujarnya.

‎​Dia menambahkan, VoIP tersebut kelihatan dari delay time yang cukup kentara, terlebih ketika di acara Jakarta Lawyer Club TVOne di Hotel Nikko yang dibawakan Karni Ilyas.

"Kalau sewaktu bersama Indra Maulana dan Zelda Safitri di Metro juga ada delay tetapi pemirsa tidak terlalu merasakan, kecuali ada feedbacknya," ujarnya.

video wawancara metrotv & nazaruddin
»»  READMORE...

Random Posts

Entri Populer