Selasa, 26 Juli 2011

Hasil Penelitian, Mayat Seorang Perokok Lebih Lama Terurai

Di dalam kubur, mayat perokok akan lebih lama menyatu dengan tanah ketimbang mayat orang yang tidak merokok. Begitulah simpulan para ahli forensik dari University of Wolverhampton, Inggris, yang mengadakan serangkaian penelitian untuk menentukan secara pasti waktu kematian dalam kasus-kasus mencurigakan.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjKtxeLPc5abaaGA-wL34Bgyjaqp0wDwfFtNOHJVzz9mwK63d749Lm79Fx8vua79ao20uUUTRj9R2R4yK1rv-z6paR6Ed1yN4ZzbqNk2t5oAN2pafDMjxWvCoHQoF7KI5mEgw2YzJz8A7I/s1600/ilustrasi_100702075417.jpg

Menghitung interval post-mortem (PMI) - waktu yang telah berlalu sejak seseorang telah meninggal – merupakan salah satu bagian terpenting dari informasi yang akan didirikan dari TKP, dan ini adalah salah satu yang paling sulit untuk mencari tahu. Karena semakin lama mayat ditemukan, metode yang selama ini digunakan semakin tidak akurat.

Terlebih lagi, saat tubuh dimakamkan di kuburan rahasia, metode untuk menentukan PMI bisa menjadi tidak dapat diandalkan untuk berbagai alasan: aktivitas serangga membuahkan tanda yang menjadi kurang dari yang diharapkan, atau akan sulit untuk mengatakan apakah tubuh dipindahkan dari lokasi lain.

Christopher Rogers dari University of Wolverhampton, Inggris, yang memimpin penelitian menyebut tiap bagian tubuh ternyata memiliki "masa hancur" yang beragam. Dia mencontohkan tulang rawan, karena tidak mendapatkan pasokan darah, maka akan rusak lebih lambat dari jaringan lain.

Untuk menguji teori ini, Rogers dan koleganya mengubur kaki babi dalam tanah untuk mensimulasikan penguburan manusia di kuburan dangkal. Mereka meninggalkan kaki untuk menguraikan berbagai panjang waktu hingga sampai 13 minggu.

Hasil penelitiannya disajikan dalam Konferensi Penelitian Forensik dan Pengajaran di Coventry, Inggris, menunjukkan bahwa tulang rawan terurai dalam beberapa tahap yang berbeda. Yang penting, kristal mineral yang terbentuk pada tulang rawan setelah tiga minggu dan menghilang setelah enam minggu, memberikan cap "waktu yang jelas".

Rogers yakin bahwa kristal bisa membuat tulang rawan alat analisis yang berguna dalam menentukan PMI, namun menekankan bahwa studi yang sama perlu dilakukan dalam kondisi yang berbeda, seperti temperatur yang berbeda dan jenis tanah, untuk memeriksa apakah hasil yang konsisten.

Dalam studi terpisah di Nottingham Trent University, Inggris, Andrew Chick meneliti apakah merokok mempengaruhi perhitungan PMI. Ilmuwan forensik sering melihat serangga memakan mayat, tetapi nikotin dalam tubuh perokok bisa mempengaruhi perilaku serangga "dan mengacaukan waktu perkiraan kematian".

Untuk mengetahui lebih lanjut, Chick dan rekan-rekannya telah meletakkan tiga babi mati di hutan. Dua dari babi telah disuntik dengan nikotin pada tenggorokannya, untuk meniru daerah mana yang terbesar mengandung nikotin dalam tubuh manusia dan satu lagi tanpa disuntik nikotin.

Penelitian akan dilaksanakan selama lima tahun, tetapi tim telah menemukan beberapa hasil awal yang menarik. Ternyata, lalat menghindari daerah nikotin, dan ketika mereka bertelur di sana, telur-telur itu tidak bergerombol seperti pada bagian yang lain.

Bila belatung menetas, mereka juga menghindari makan di daerah yang kaya nikotin. "Bahkan kumbang pun menjauh," ujarnya, seraya menambahkan hasil ini berarti bahwa tubuh perokok mungkin lebih lambat membusuk dibandingkan non-perokok.

"Jika percobaan ulang mendukung temuan ini, ilmuwan forensik akan perlu untuk membedakan antara tubuh orang yang merokok dan mereka yang tidak, " kata Chick.

Ia menambahkan, bahan kimia lainnya dapat mengakibatkan hal yang sama juga. "Ada bukti dalam literatur obat-obatan ilegal yang memiliki pengaruh terhadap cara tubuh membusuk: kokain, misalnya, memperbesar ukuran belatung."

Sumber :
kaskus.us

noreply@blogger.com (radhite) 26 Jul, 2011


--
Source: http://www.apakabardunia.com/2011/07/hasil-penelitian-mayat-seorang-perokok.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

»»  READMORE...

Ditemukan Fosil Serangga 'Frankenstein' di Brasil

Fosil yang diperkirakan berasal dari 120 juta tahun silam ini ditemukan di antara fosil-fosil di Brasil. Monster ini memiliki sayap dan tubuh seperti capung.

"Serangga 'Frankenstein' ini merupakan perpaduan karakteristik aneh yang tak terkait kelompok serangga," ujar salah satu peneliti yang menemukan kelompok serangga baru ini.


Dua dari sekitar koleksi 30 fosil larva dunia, peneliti membuat urutan spesies baru. Coxoplectoptera, serangga yang baru mendapat nama ini berasal dari Periode Krustasius dan tak memiliki keturunan modern.


Kerabat terdekat serangga ini adalah lalat capung. Entomolog Arnold Staniczek mengaku fosil baru ini sangat menarik.


Pasalnya, larva serangga ini menyerupai udang air tawar. Selain itu, para peneliti mengaku menemukan asal muasal sayap serangga ini. Peneliti yakin seperti ditulis Dailymail, sayap serangga ini muncul dari plat punggung dan sayap ini berkembang dari kakinya.
»»  READMORE...

Google Akan Buka Kantor Di jakarta




Ada berita menarik yang saya lihat di inilah.com seperti diberitakan, Google berencana membuka kantor di Indonesia sebelum 2012. Pengamat mengakui, jika hal ini benar dilakukan, pemerintah akan diuntungkan.

Pakar Teknologi Informasi dan Digital Forensik Ruby Z. Alamsyah mengakui, pemerintah menjadi pihak yang diuntungkan jika hal ini benar terjadi.

Menurutnya, melalui layanan berbayar dan gratis yang disediakan raksasa mesin pencari itu, UKM akan mendapat kemudahan dalam banyak hal, termasuk untuk email, iklan, dan sejumlah aplikasi lain yang sesuai bagi UKM.

Berkat Google, "Respon iklan akan tumbuh pesat".

Selain itu, hal ini menandai, pasar Indonesia juga menjadi perhatian Google. Ia menilai, keberadaan Google bisa sangat menguntungkan bagi para pengembang dan programmer dalam negeri.

"Otomatis para developer dan programmer akan dipekerjakan Google. Dalam hal ini, para pekerja Indonesia akan diuntungkan karena mendapat transfer ilmu dari mesin pencari itu," tutupnya.

noreply@blogger.com (Tegar muhammd sakti) 26 Jul, 2011


--
Source: http://www.sayategar.com/2011/07/google-akan-buka-kantor-di-jakarta.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

»»  READMORE...

Kronologis Raul Menganiaya Reporter Global TV



Apa benar Raul menganiaya repoter global tv ?
sontak aku langsung penasaran akan berita itu , alasan apa yang membuat raul menganiaya repoter itu ?
padahal krisdayanti sekarang lagi mengandung anaknya seharusnya raul bahagia dan lebih sabar dengan keadaan seperti ini.
raul seharusnya mengerti keadaan KD seorang artis karena seorang artis tidak luput dari pandangan wartawan.
Berikut kronologis peristiwa itu\, ini saya ambil dari vivanews untuk para pengunjung www.sayategar.com yang setia di blog saya.
Raul dan KD datang dari Dili dan tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Senin (25/7/2011), sekira pukul 16.30 WIB. Pasangan yang tengah menanti kelahiran anak pertama itu baru keluar dari Terminal 2F sekira pukul 17.00 WIB. Kemudian, reporter Global TV, Kiki, dan kameramen, Adit, hendak mewawancara KD seputar kehamilannya.

Namun, permintaan wawancara itu ditolak oleh Raul yang memang diketahui tidak suka publikasi. Lantaran menolak, Kiki mengurungkan niat untuk wawancara KD. Namun, Adit tetap merekam gambar pasutri yang baru menikah pada 20 Maret 2011 itu.

"Kita sudah minta izin untuk wawancara kehamilan KD, tapi dia menolak. Akhirnya, kita cuma ambil gambar saja," aku Adit.

Tampaknya, Raul keberatan melihat kamera masih merekam dirinya dan KD. Kemudian, tanpa aba-aba lebih dulu Raul langsung menyerang Adit. Raul sekonyong-konyong datang dari arah belakang lalu menabrak Adit dengan sengaja.

"Raul menabrak saya dari belakang dengan sengaja. Saya jatuh, lalu bangun. Dia coba mengejar saya untuk merebut kamera," beber Adit yang dihubungi okezone, Senin (25/7/2011).

Lantaran Adit berhasil menjauh dari Raul sambil membawa kamera, Raul mengarahkan serangan kepada Kiki. "Raul menyerang Kiki. Dia mencekik. Lalu mencoba menampar, tapi keburu ditangkis Kiki pakai tangan kiri," ungkap Adit.

Sebelum menabrak Adit dengan tubuh besarnya, Raul sempat berkata-kata kepada Kiki dengan emosi. "Dia ngomong ke Kiki, 'Bilangin ke teman lo, jangan ambil gambar'," ucap Adit.

Saat ini, Adit dan Kiki masih berada di kantor KP3 (Kepolisian Pelaksana Pengamanan Pelabuhan Bandara) untuk melaporkan penyerangan oleh Raul yang baru saja menimpanya

noreply@blogger.com (Tegar muhammd sakti) 26 Jul, 2011


--
Source: http://www.sayategar.com/2011/07/kronologis-raul-menganiaya-reporter.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

»»  READMORE...

Parto , 9 Tahun tidak Sahur Dg anak istri


Bekerja di dunia hiburan membuat komedian Parto 'Patrio' harus rela kehilangan waktu bersama keluarga. Ia mengaku sudah 9 tahun tak pernah sahur bersama keluarga seperti dilansir inilah.com
"Ya saya sudah 9 tahun tidak sahur bareng keluarga, ya mau gimana lagi saya kan syuting program Ramadhan," terang Parto saat dijumpai dalam jumpa pers Program Spesial Ranadhan Trans7 di gedung Trans, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (25/7).

Kebiasaan sahur tanpa keluarga rupanya cukup dipahami istri dan anak-anak dari personel grup lawak Patrio itu. Terlebih jadwal syuting Parto tak pernah kosong di bulan Ramadhan.

"Sudah jadi kebiasaan di keluarga, jadi untuk sahur memang nggak pernah sama keluarga. Tapi kalau untuk buka diusahakan selalu bareng," bebernya.

Parto menambahkan, keluarga cukup memahami pekerjaannya sebagai artis. "Alhamdulillah keluarga cukup mengerti, saya begini kan juga buat cari nafkah keluarga," tukasnya.
untung anak dan istri parto mengerti dengan keadaan seperti ini padahal dibulan puasa jika kita berbuka dan bersahur dengan bersama - sama keluarga pasti rasanya senang dan bahagia sekali .
saya menyarankan bagi para orang tua yang berkunjung di www.sayategar.com diusahakan jika saat sahur dan berbuka puasa bisa bareng sama anak-anaknya karena saya sebagai anak jika saat berbuka puasa dan sahur tidak bareng sama orang tua rasanya tidak mengenakkan sekali seperti ada yang kurang.

noreply@blogger.com (Tegar muhammd sakti) 26 Jul, 2011


--
Source: http://www.sayategar.com/2011/07/parto-9-tahun-tidak-sahur-dg-keluarnya.html
~
Manage subscription | Powered by rssforward.com

»»  READMORE...

Bumi 'Bersendawa' Akibatkan Kepunahan Masal

Ada banyak teori menjelaskan punahnya makhluk hidup dari muka bumi ratusan juta tahun lalu. Salah satunya teori pelepasan gas.

Micha Ruhl dan ilmuwan Nordic Center for Earth Evolution di Universitas Kopenhagen, Denmark menyimpulkan bahwa kepunahan ekosistem laut yang terjadi 200 juta tahun lalu, disebabkan oleh pelepasan gas karbon metan ke atmosfer.

http://static.inilah.com/data/berita/foto/1727942.jpg

Tidak seperti layaknya manusia yang bersendawa, "sendawa" bumi ini meningkatkan temperatur atmosfer bumi. Akibatnya, berbagai organisme serta ekosistem yang hidup kala itu, tidak mampu bertahan hidup karena kondisinya demikian panas.

"Pelepasan sejumlah kecil karbon dioksida dari gunung berapi memicu pemanasan global atmosfer, dan meningkatkan temperatur laut," ujar Ruhl seperti dikutip FoxNews.

"Metan terdapat di dasar laut, dan saat temperatur permukaan meningkat, es meleleh dan metan dilepaskan."

Ia juga mengatakan, saat ini orang khawatir, karena bisa jadi pelepasan metan karbon dioksida dari material perut bumi dapat melelehkan es dengan cara sama seperti ratusan juta tahun lalu. Namun teori itu masih perlu diuji lagi.
»»  READMORE...

Box Office: Captain America topples Harry Potter

Paramount and Marvel Studios scored another victory as Chris Evans-starrer Captain America: The First Avenger topped the domestic box office with a $65.8 million launch, in line with fellow superhero pic Thor and successfully building an audience for next summer's superhero extravaganza The Avengers.
Captain America did enough business to come in No. 1, ahead of Harry Potter and the Deathly Hallows Part 2, which fell a steep 72% after its mammoth debut a week earlier.


Deathly Hallows 2 still remained a box office giant, grossing $48.1 million in its second frame for a domestic total of $274.2 million. Its dip was no surprise to box office observers, considering it opened to $169.2 million, the best showing of all time and underscoring the rush to see the final title in the franchise.
Coming in No. 3 at the domestic box office was Screen Gems' Justin Timberlake-Mila Kunis starrer Friends With Benefits, Hollywood's latest raunchy R-rated comedy. The pic, directed by Will Gluck, opened to $18.5 million, slightly behind the $19.7 million earned by the similarly themed No Strings Attached in January of this year, but still a solid launch.


Friends With Benefits, made for a modest $34 million, played best to women, who repped 62% of the audience.

Directed by Joe Johnston, Captain America drew the most attention. Together, Captain America and Thor—which opened to $65.7 million in May—sport the biggest openings of the summer for non-sequels, easily besting the $53.2 million debut of Green Lantern.

Captain America, receiving an A- CinemaScore, drew a younger audience than Thor, with 43% of those buying tickets under the age of 25. Of those turning out for the opening weekend of Thor—which drew a B+ CinemaScore—only 25% were under the age of 25.


Costing a reported $140 million to make, Captain America is the final title to be distributed theatrically by Paramount per its deal with Marvel Studios. Together the partners have now released four films, including the first two pics in the enormously lucrative Iron Man franchise.

Disney, owner of Marvel, will now take over the distribution of Marvel titles previously handled by Paramount, although Paramount will still have an interest in Avengers and Iron Man 3, including pay TV rights.

Both Chris Evans and Chris Hemsworth, star of Thor, are reprising their roles in Avengers, which also features Mark Ruffalo as The Incredible Hulk and Sam Jackson. as Nick Fury, among other Marvel characters.

"When you look at these two properties [Captain America and Thor], you've now got a lot of momentum going into next summer's Avengers," Paramount vice chairman Rob Moore said.
Even rival studios have credited Paramount for its marketing acumen.

Captain America and Thor have done the best of any superhero pic this summer in terms of their opening gross, while Thor is the summer's top superhero title worldwide, grossing $445.8 million globally, compared to the $346.9 million earned so far by Fox's X-Men: First Class.

There have been questions about how Captain America will perform overseas, because of its title and bent. If the film's opening in Italy over the weekend is any indication, the movie appears to be on solid footing.

Captain America opened to $2.8 million in Italy, 16% ahead of the first Iron Man, but slightly behind Thor. "It played like a big tentpole in Italy, suggesting there won't be much push back overseas," Moore said.

»»  READMORE...

Random Posts

Entri Populer